Analisis Willingness to Pay Masyarakat terhadap Pengadaan Layanan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung Menggunakan Metode Contingent Valuation

Farah Fauzia Raihana

Abstract

Gandasari adalah salah satu desa di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung. Kebanyakan penduduk di Desa Gandasari menggunakan air tanah sebagai sumber air utama untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Namun kualitas dan kuantitas air tanah di Desa Gandasari seringkali tidak layak, sehingga pengadaan penyediaan air bersih yang layak diperlukan. Di sisi lain, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Raharja berencana mengembangkan Sambungan Rumah (SR) di Desa Gandasari RW 5,6,7,9, dan 11. Pengadaan dan pengelolaan penyediaan air harus memenuhi prinsip pemulihan biaya, sehingga perlu diketahui nilai WTP masyarakat terhadap pengadaan layanan PDAM Tirta Raharja. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan WTP masyarakat terhadap pengadaan layanan PDAM Tirta Raharja dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi besar WTP. Nilai WTP diperoleh melalui kuesioner yang dikumpulkan dari 89 KK di Desa Gandasari menggunakan metode Contingent Valuation dan teknik bidding games. Dari hasil kuesioner, diperoleh nilai EWTP untuk pemasangan sambungan PDAM sebesar Rp961.798 dan nilai TWTP sebesar Rp735.775.281, sedangkan EWTP untuk retribusi sebesar Rp51.742/bulan dan nilai TWTP sebesar Rp39.405.000/bulan. Faktor yang mempengaruhi besar WTP instalasi adalah jumlah orang dalam 1 KK dan rata-rata pendapatan, sedangkan retribusi dipengaruhi oleh rata-rata pendapatan. Rekomendasi yang diberikan untuk penduduk yang tidak mampu untuk berlangganan PDAM adalah dengan membangun sumur komunal dengan 5 hidran umum.

Keywords

Metode Contingent Valuation; Willingness to Pay;PDAM

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.