PENINGKATAN NILAI EKONOMI PETERNAKAN KAMBING PERAH PEDENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI SEXING

Authors

  • Deru R Indika
  • Rini Widyastuti
  • Mas Rizky Anggun Adipurna Syamsunarno

DOI:

https://doi.org/10.34147/crj.v4i01.170

Abstract

Pembangunan peternakan merupakan bagian tujuan strategis Jawa Barat dalam mewujudkan kedaulatan pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam bentuk wirausaha peternakan. Salah satu upaya peningkatan ekonomi dan kesejateraan masyarakat peternak tersebut adalah dengan melakukan penetrasi teknologi sexing spermatozoa kromosom X pembawa sifat betina. Dengan adanya penetrasi teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan populasi kambing perah betina sehingga produksi susu kambing dapat ditingkatkan. Penelitian ini bersifat eksperimental dimana dilakukan pengujian laboratorium metode sexing pembawa kromosom X yang kemudian diuji cobakan kepada kelompok peternak binaan untuk mengetahui hasilnya di lapangan. Hasil pengujian lapangan akan menjadi masukan mengenai peningkatan populasi ternak dengan dan juga untuk mengetahui kendala dan hambatan yang ditemui masyarakat secara sosial. Hasil tersebut juga menjadi data untuk analisis kajian nilai ekonomi penerapan teknologi sexing bagi peternakan kambing perah. Hasilnya, sistem peternakan dengan teknologi sexing, pendapatan yang didapat oleh peternak jauh lebih besar dibandingkan peternakan tradisional. Namun untuk dapat berhasil, yang perlu diupayakan adalah untuk mengubah kebiasaan peternak agar mau dan mampu menerapkan perternakan dengan teknologi sexing

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmiyati. (2001) Petensi Susu Kambing sebagai Obat dan Sumber Protein Hewani untuk Meningkatkan Gizi Petani. Temu Teknis Fungsional non Peneliti. Balai Penelitian Ternak. Bogor. Hal. 13-17

Astuti, Dewi Apri. (2013). Status Peternakan Kambing di Indonesia. 33-42. AADGN Countri Report 2013-2014

Anggraini, Hania Fitria. Dyah Aring Hepiana, dan Rabiatul Adawiyah (2015) Pendapatan Dan Kesejahteraan Peternak Kambing PE Anggota Dan Non Anggota Kelompok Tani Di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran. JIIA, Volume 3 No. 4, Oktober 2015

Arviansyah. Riza, Sudarma Widjaya, Suriaty Situmorang. (2015) Analisis Pendapatan Dan Sistem Pemasaran Susu Kambing Di Desa Sungai Langka Kecamatan Gedung Tataan Kabupaten Pesawaran. JIIA, Volume 3 No. 4, Oktober 2015

Badan Pusat Statistik. (2013) Populasi Ternak yang Dipelihara oleh Rumah Tangga Usaha Peternakan Sesuai Jenis Ternak yang Diusahakan Menurut Wilayah dan Jenis Ternak – Indonesia. www.bps.go.id

Budiarsana. I.G.M.,(2009). Analisis Ekonomi Usaha Ternak Kambing Pe Sebagai Ternak Penghasil Susu Dan Daging. Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2009

Esmaeilpour, T., L. Elyasi, S. Bahmanpour, A. Ghannadi, A. Monabbati, F. Dehghani, and M. Kazerooni. (2012). Effect of combined density gradient centrifugation on X- and Y- sperm separation and chromatin integrity. Iran J Reprod Med 10:435-40.

Garner, D.L. (2006). Flow cytometric sexing of mammalian sperm. Theriogenology 65:943-57 Hafez, E.S.E., (2004) X-and Y-C horomosome-Bearing Spermatozoa Reproduction in Farm Animal, ed. Lea & Febiger. Philadelphia, USA. (pp) : 440-446.

Hidayat, Mahfuz, (2009). Daya Saing Dan Dampak Kebijakan Pemerintah Terhadap Susu Kambing Di Kabupaten Bogor. Program Sarjana Ekstensi Manajemen Agribisnis Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor

Johnson, L.A., J.P. Flook, and H.W. Hawk. (1989). Sex preselection in rabbits: live births from X and Y sperm separated by DNA and cell sorting. Biol Reprod 41:199-203.

Johnson, L.A., G.R. Welch, and W. Rens. (1999) The Beltsville sperm sexing technology: high-speed sperm sorting gives improved sperm output for in vitro fertilization and AI. J Anim Sci 77 Suppl 2:213-20.

Koo, G.C., C.W. Stackpole, E.A. Boyse, U. Hammerling, and M.P. Lardis. (1973). Topographical location of H-Y antigen on mouse spermatozoatozoatozoa by immunoelectronmicroscopy. Proc Natl Acad Sci U S A 70:1502-5. Moeljanto RD dan Wiryanta BTW. (2002). Khasiat dan Manfaat Susu Kambing: Susu Terbaik dari Hewan Ruminansia. PT. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Regia, Witri Yuliana, Indah Kemala Sari. (2016). Analisis Biaya Dan Pendapatan Pada Usaha Kambing Perah Pt. Boncah Utama Di Kecamatan Tanjung Baru Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Agrimart Vol. 03 No. 01, September 2016

Sarwono, B. (2005). Beternak Kambing Unggul. Jakarta. Penebar Swadaya Satelit Post. (2016). Peternak Kewalahan Penuhi Permintaan Susu.

SatelitPost.Retrieved 11 Februari 2017 from http://satelitnews.co/beritapeternakke walahanpenuhipermintaansusu.html

Wheeler, M.B., J.J. Rutledge, A. FischerBrown, T. VanEtten, S. Malusky, and D.J. Beebe. (2006). Application of sexed semen technology to in vitro embryo production in cattle. Theriogenology 65:219-27

Published

2018-06-30

How to Cite

PENINGKATAN NILAI EKONOMI PETERNAKAN KAMBING PERAH PEDENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI SEXING. (2018). Creative Research Journal, 4(01), 29-36. https://doi.org/10.34147/crj.v4i01.170