ANALISIS POLA SPREADING EFFECT DAN BACKWASH EFFECTDALAM MENGEKSPLORASI TEORI GROWTH POLE (STUDI KASUS: KAWASAN PERKOTAAN CEKUNGAN BANDUNG)
DOI:
https://doi.org/10.34147/crj.v12i01.451Kata Kunci:
Backwash Effect, Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung, Ketimpangan Wilayah , Spreading Effect, Teori Growth PoleAbstrak
Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung merupakan wilayah strategis yang menyumbang lebih dari 20% PDRB Jawa Barat, namun pertumbuhan ekonominya menghadapi tantangan serius berupa risiko ketimpangan spasial antara wilayah inti dan pinggiran. Penelitian ini hadir untuk menganalisis dinamika tersebut guna mengidentifikasi kecenderungan spreading effect dan backwash effect dalam kerangka Teori Growth Pole. Metode penelitian menerapkan pendekatan campuran aspasial dan spasial menggunakan data periode 2018-2024. Analisis aspasial melalui Indeks Williamson dan Entropi Theil mengonfirmasi tren peningkatan ketimpangan yang konsisten, ditandai dengan kenaikan nilai Indeks Williamson dari 0,66 (2018) menjadi 0,70 (2024), serta peningkatan nilai Entropi Theil dari 0,15 (2018) menjadi 0,30 (2024). Sementara itu, analisis spasial menggunakan Kernel Density Estimation (KDE) pada variabel ekonomi, kependudukan, dan aksesibilitas mengungkapkan pola pemusatan yang masif. Hasil studi membuktikan dominasi Kota Bandung sebagai inti (core) memicu backwash effect yang melemahkan wilayah penyangga, khususnya penurunan peringkat ekonomi Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat akibat migrasi sumber daya dan dampak pandemi. Temuan ini mengindikasikan terjadinya monopoli kutub pertumbuhan, sehingga diperlukan strategi pembentukan pusat pertumbuhan sekunder dan pemerataan aksesibilitas regional untuk mendorong distribusi pembangunan yang lebih berimbang.
Unduhan
Referensi
Adryawning, V. A., & Widiyanto, D. (2025). Analisis hubungan tingkat perkembangan wilayah dan ketimpangan wilayah di Indonesia. REGION: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 20(1). https://doi.org/10.20961/region.v20i1.86894
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat. (2024). Kabupaten Bandung Barat dalam angka 2024.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Bandung Barat. (2025). Kabupaten Bandung Barat dalam angka 2025.
Badan Pusat Statistik Kota Cimahi. (2025). Kota Cimahi dalam angka 2025.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2025). Produk domestik regional bruto Provinsi Jawa Barat menurut lapangan usaha 2020–2024. https://jabar.bps.go.id/id/publication/2025/04/11/eba80a7b544073a27831a076/produk-domestik-regional-bruto-provinsi-jawa-barat-menurut-lapangan-usaha-2020-2024
Dano, D., Royantie, R. C., & Gustiana, I. (2022). Analisis dampak pandemi COVID-19 terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Bandung Barat dalam perspektif ekonomi. Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan, 2(3), 168–176.
Fauzi, M. R., Rustiadi, E., & Mulatsih, S. (2019). Ketimpangan, pola spasial, dan kinerja pembangunan wilayah di Provinsi Jawa Timur. Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan, 3(3), 157–171. http://dx.doi.org/10.29244/jp2wd.2019.3.3.157-171
Hariani, R. S. P., & Syahputri, A. R. (2020). Analisis ketimpangan ekonomi dan pengaruhnya terhadap tingkat kriminalitas di Provinsi Sumatera Utara.
Kuncoro, M. (2012). Perencanaan daerah: Bagaimana membangun ekonomi lokal, kota, dan kawasan. Salemba Empat.
Mukhlis, I., Hidayah, I., & Sariyani. (2018). Economic agglomeration, economic growth and income inequality in regional economies. Economic Journal of Emerging Markets, 10(2), 205–212. https://doi.org/10.20885/ejem.vol10.iss2.art9
Muljarijadi, B. (2024). Pengaruh kewirausahaan sosial terhadap peningkatan kesempatan kerja di Kota Cimahi. Jurnal Kependudukan Indonesia, 19(1). https://doi.org/10.55980/jki.2024.3885
Njambi, R. (2022, December 6). An introduction to zonal statistics. UP42. https://up42.com/blog/an-introduction-to-zonal-statistics
Parr, J. B. (1973). Growth poles, regional development, and central place theory. Papers in Regional Science, 31(1), 173–212. https://doi.org/10.1111/j.1435-5597.1973.tb00893.x
Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (2022). Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat Nomor 9 Tahun 2022 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Jawa Barat Tahun 2022–2042. Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Presiden Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 45 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung (RTR KPC Bandung). https://peraturan.bpk.go.id/Details/85639/perpres-no-45-tahun-2018
Rodrigue, J.-P. (2021, November 4). Growth poles theory (update). The Geography of Transport Systems.
Saepulloh, A., Uny, C., Mokobombang, S. R., & Joyodiningrat, M. H. (2025). Identifikasi pola core-periphery di Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung. Kurvatek, 10(2), 127–136. https://doi.org/10.33579/krvtk.v10i2.5708
Silverman, B. W. (1986). Density estimation for statistics and data analysis. Chapman and Hall.
Sjafrizal. (1997). Pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan regional wilayah Indonesia bagian barat. Buletin Prisma.
Sukarsa, I. K. G., & Srinadi, I. G. A. M. (2012). Estimator kernel dalam model regresi nonparametrik. Jurnal Matematika, 2(1).
Surya, S., Wahyudin, D., Ramadhan, M. M., Somantri, A., & Sukanta, T. A. (2025). Disparity analysis of foreign and domestic investment realization in West Bandung Regency 2024. Journal of Accounting Inaba, 4(1), 35–45.
Tarigan, R. (2005). Perencanaan pembangunan wilayah. PT Bumi Aksara.
Toisuta, J. G., Warniyati, Sihombing, T. O., & Tutkey, M. R. (2024). Analisa kapasitas saluran drainase ruas Jl. Rijali Kota Ambon dan alternatif penanganannya. Jurnal Simetrik, 14(1).
Widyastuti, P. (2018). Analisis spillover effect pusat pertumbuhan Kota Makassar terhadap perekonomian Kabupaten Gowa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Bagas Ghalih Wicaksono, Adinda Ulya Nur Rahmah Ellyanando, Thasya Apsari Lazuardi, Sylvia Narulita Destriani

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.













