IDENTIFIKASI POLA DEMOGRAFI DI PROVINSI JAWA BARAT DENGAN SPATIAL AUTOCORRELATION: MEMPERSIAPKAN MOMENTUM PUNCAK BONUS DEMOGRAFI
DOI:
https://doi.org/10.34147/crj.v10i1.327Kata Kunci:
bonus demografi, Jawa Barat, penduduk, pola demografi, spatial autocorrelationAbstrak
Jawa Barat merupakan provinsi dengan populasi penduduk paling tinggi di Indonesia, hal tersebut memberikan beban cukup berat dalam menghadapi gelombang bonus demografi yang diprediksi akan terjadi pada tahun 2030-2035. Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola kesamaan dan nilai anomali dari demografi Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan spatial autocorrelation. Data yang digunakan terdiri dari laju pertumbuhan penduduk pada tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Barat serta faktor pertumbuhan seperti angka kelahiran (TFR), kematian bayi (AKB), dan angka migrasi. Dalam mengidentifikasi pola keruangan dari variabel demografi digunakan statistik Global Moran dan Local Indicators of Spatial Association (LISA) dengan aplikasi ArcMap. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat global dan local spatial autocorrelation untuk variabel demografi yang ditinjau. Penggunaan LISA juga menunjukkan adanya cluster dan outlier yang terbentuk serta indikasi lokasinya di Jawa Barat. Kontribusi dari studi ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai lokasi-lokasi yang signifikan di Jawa Barat untuk kajian kebijakan serta penelitian lanjutan dalam memersiapkan momentum bonus demografi.
Unduhan
Referensi
Anselin, L. (1995). Local Indicators of Spatial Association—LISA. Geographical Analysis, 27(2), 93–115. https://doi.org/10.1111/j.1538-4632.1995.tb00338.x
Atannur, J., Sulistyarini, & Anasi, P. T. (2023). Faktor Pertumbuhan Penduduk Tahun 2016-2020 Di Kecamatan Pontianak Kota. La Georafia, 2(1), 41–52.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2010). Sensus Penduduk (SP) Jawa Barat 2010.
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat. (2020). Sensus Penduduk (SP) Jawa Barat 2020.
Bloom, D. E., Kuhn, M., & Prettner, K. (2017). Africa’s prospects for enjoying a demographic dividend. Journal of Demographic Economics, 83(1), 63–76.
Cai, F. (2016). Demographic transition, demographic dividend, and Lewis turning point in China. In Debating the Lewis Turning Point in China (pp. 17–29). Routledge.
Craig, J. (1994). Replacement level fertility and future population growth. Population Trends-London-, 20.
Dewi, S., Listyowati, D., & Napitupulu, B. E. (2018). Bonus Demografi di Indonesia : Suatu Anugerah atau Petaka. JISAMAR (Journal of Information System, Applied, Management, Accounting and Research); Vol 2 No 3 (2018): JISAMAR : Volume 2, Nomor 3, August 2018. https://journal.stmikjayakarta.ac.id/index.php/jisamar/article/view/44
DP3AKB Provinsi Jawa Barat (2023). Grand Design Pembangunan Kependudukan Jawa Barat 2025-2045. DP3AKB Provinsi Jawa Barat.
Ekawati, R., Herartri, R., Nuraini, N., Rahayuwati, L., & Sukamdi, S. (2018). Fertilitas Migran dan Faktor Yang Memengaruhi Fertilitas di Jawa Barat. Populasi; Vol 25, No 2 (2017)DO - 10.22146/Jp.36203 . https://journal.ugm.ac.id/populasi/article/view/36203
Enríquez, R. O., & Rodríguez, S. G. (2007). Urban deconcentration in the territorial system of Galicia: A conceptual and empirical approach. Boletin De La Asociación De Geografos Españoles, 44, 383–386.
Getis, A. (2008). A history of the concept of spatial autocorrelation: A geographer’s perspective. Geographical Analysis, 40(3), 297–309.
Getis, A., & Ord, K. (1992). The Analysis of Spatial Association by Use of Distance Statistics. Geographical Analysis, 24, 189–206. https://doi.org/10.1111/j.1538-4632.1992.tb00261.x
Handayani, A., & Najib, N. (2019). Keinginan memiliki anak berdasarkan teori pilihan rasional (analisis data SDKI tahun 2017). Empati: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(2), 31–40.
Hermawan, I. (2019). Analisis Pengaruh Bonus Demografi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Jurnal Aktiva : Riset Akuntansi Dan Keuangan, 1(2 SE-Article). https://doi.org/10.52005/aktiva.v1i2.27
Igustin, E. D., & Budiantara, I. N. (2021). Pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi total fertility rate di indonesia menggunakan regresi nonparametrik spline truncated. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 9(2), D178–D185.
Jati, W. R. (2015). Bonus Demografi Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi: Jendela Peluang atau Jendela Bencana di Indonesia? Populasi; Vol 23, No 1 (2015): JuniDO - 10.22146/Jp.8559 . https://jurnal.ugm.ac.id/populasi/article/view/8559/6591
Katherina, L. K. (2017). Trend Urbanisasi Pada Secondary Cities di Indonesia Periode Tahun 1990-2010. Jurnal Kependudukan Indonesia, 9(2), 71–80.
Kirk, D. (1996). Demographic transition theory. Population Studies, 50(3), 361–387.
Kurek, S., Wójtowicz, M., & Gałka, J. (2021). Using Spatial Autocorrelation for identification of demographic patterns of Functional Urban Areas in Poland. Bulletin of Geography. Socio-Economic Series, 52, 123–144. https://doi.org/10.2478/bog-2021-0018
Lesthaeghe, R. (2014). The second demographic transition: A concise overview of its development. Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(51), 18112–18115.
Malamassam, M. A. (2016). Youth migration in Indonesia: Decision to move and to choose destination areas. Indonesian Journal of Geography, 48(1), 62–72. https://doi.org/10.22146/ijg.12469
Noor, M. (2015). Kebijakan pembangunan kependudukan dan bonus demografi. Serat Acitya, 4(1), 121.
Noviyanti, D., Pravitasari, A., & Sahara, S. (2020). Analisis Perkembangan Wilayah Provinsi Jawa Barat Untuk Arahan Pembangunan Berbasis Wilayah Pengembangan. Jurnal Geografi, 12, 280–296. https://doi.org/10.24114/jg.v12i01.14799
Ogawa, N., Mansor, N., Lee, S.-H., Abrigo, M. R. M., & Aris, T. (2021). Population aging and the three demographic dividends in Asia. Asian Development Review, 38(1), 32–67.
Pfeiffer, D. U., Robinson, T. P., Stevenson, M., Stevens, K. B., Rogers, D. J., & Clements, A. C. A. (2008). Spatial Analysis in Epidemiology. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780198509882.001.0001
Pool, I. (2007). Demographic Dividends: Determinants of Development or Merely Windows of Opportunity? 1. https://api.semanticscholar.org/CorpusID:155228193
Ramadhan, A., & Mazhi, K. Z. (2022). Kajian Daya Dukung Lahan Perkotaan dalam Rangka Optimalisasi Penataan Ruang Kota Bandung. Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah Dan Perdesaan), 6(3 SE-Articles), 212–232. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2022.6.3.212-232
Safitri, I., Rusnita, A. N., Hasibuan, R. S., Tarigan, F. F., & Siregar, T. M. (2023). Antisipasi dan Tantangan Bonus Demografi: Permasalahan Pengangguran di Indonesia Menuju Tahun 2045. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 28450–28457.
Sarmita, I. M. (2017). Refleksi kritis kondisi demografi Indonesia: antara bonus dan bencana demografi. Media Komunikasi Geografi, 18(1).
Setiawan, S. A. (2018). Mengoptimalkan bonus demografi untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Analis Kebijakan, 2(2).
Suartha, N. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingginya Laju Pertumbuhan Dan Implementasi Kebijakan Penduduk di Provinsi Bali. PIRAMIDA, XII(1), 1–9.
Suhenda, D., Nurfauziah, R., & Kusyanti, T. (2020). Participation of Family Development Program For Family in Children’s Care And Growth In West Java. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 12(1 SE-), 80–93. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v12i1.817
Sutikno, A. N. (2020). Bonus Demografi Di Indonesia. Visioner : Jurnal Pemerintahan Daerah Di Indonesia, 12(2 SE-Articles). https://doi.org/10.54783/jv.v12i2.285
Umar, M. A. (2017). Bonus Demografi Sebagai Peluang Dan Tantangan Pengelolaan Sumber Daya Alam Di Era Otonomi Daerah. Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan, Vol 8, No 2 (2017): Genta Mulia : Jurnal Ilmiah Pendidikan. https://ejournal.stkipbbm.ac.id/index.php/gm/article/view/121/110
United Nations, Departement of Economic and Social Affairs, Population Division (2022). World Population Prospects 2022: Summary of Results. UNDESA/POP/2022/TR/NO.3.
UNFPA. (2015). Policy Memo: Taking Advantage of The Demographic Dividend in Indonesia.
Utomo, A., Ananta, A., Setyonaluri, D., & Aryaputra, C. (2022). A second demographic transition in Indonesia? China Population and Development Studies, 6(3), 288–315.
Weeks, J. (2011). Population: An Introduction to Concepts and Issues. Cengage Learning. https://books.google.co.id/books?id=8JBtCgAAQBAJ
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Lutfhi Ahmad Barwanto, Afrizal Ramadhan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.













