ANALISIS STUDI KASUS DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK IFAS DAN EFAS
DOI:
https://doi.org/10.34147/crj.v10i1.333Kata Kunci:
Batik, Ciwaringin, Ringkasan Analisis Faktor Eksternal, Ringkasan Analisis Faktor InternalAbstrak
Industri Batik mulai tumbuh menjadi cukup pesat di Indonesia. Batik bukan hanya menjadi mata pencaharian bagi masyarakat Indonesia. Melainkan juga warisan kebudayaan dari zaman dahulu. Dibeberapa daerah, industri batik masih menjadi mata pencaharian utama bagi masyarakatnya. Salah satunya yaitu industri Batik Ciwaringin, di Kabupaten Cirebon. Industri Batik Ciwaringin bisa dikatakan industri batik tulis turun temurun. Hingga saat ini, industri batik masih menjadi mata pencaharian masyarakat Kebon Gedang, Ciwaringin. Industri batik Ciwaringin masih membutuhkan banyak studi guna meningkatkan sistem dan performa dari industri batik Ciwaringin. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan masa depan industri Batik Ciwaringin dengan menggunakan matriks IFAS dan EFAS. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis MIles and Huberman. Adapun hasil dari penelitian ini, teknik IFAS yang terbagi dalam kekuatan dan kelemahan internal industri Batik Ciwaringin dapat diidentifikasi bahwa: Industri Batik Ciwaringin memiliki keunggulan dalam produksi batik yaitu dengan menggunakan bahan alami; Industri Batik Ciwaringin memiliki nilai ramah lingkungan dalam proses produksi batiknya; UMKM Batik Ciwaringin terbantu dengan adanya Koperasi Anugerah; Batik Ciwaringin bekerjasama dengan para pengrajin kayu dengan memanfaatkan limbah kayu untuk pewarna alami; Industri Batik Ciwaringin diberdayakan dengan adanya program CSR dari PT Indocement; Batik Ciwaringin hanya memproduksi luaran dengan satu tipe, yaitu kain; Industri Batik Ciwaringin memiliki keterbatasan dalam alur cash flow karena proses produksi yang cukup panjang; Industri Batik Ciwaringin memiliki keterbatasan sumber daya manusia dari sisi pengetahuan dan regenerasi. Adapun faktor eksternal peluang dan tantangan dapat diidentifikasi sebagai berikut: Eksistensi platform e-commerce memudahkan industri Batik Ciwaringin dalam memasarkan produk ke berbagai daerah; Pemerintah fokus pada peningkatan nilai ekspor batik akan meningkat; Pemerintah setempat (Ciwaringin) memberikan dukungan dengan memberikan galeri untuk seluruh UMKM Batik Ciwaringin; Isu sustainability pada bisnis semakin kuat dan akan menjadi fokus untuk regulasi dan pemerintah; Satu dekade terakhir export batik menunjukkan nilai negatif (databoks); Industri Batik Ciwaringin memiliki kompetitor dari Batik Trusmi yang telah memiliki brand yang cukup kuat di pasar.
Unduhan
Referensi
A M Fauzi, R. L. (2019). Analysis for cleaner production implementation strategy in batik industry in Bogor. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science.
Anwar, M. (2022). Green Economy Sebagai Strategi Dalam Menangani Masalah Ekonomi Dan Multilateral. JPKN Jurnal Pajak dan Keuangan Negara, 343-356.
D T Setiawan, B. W. (2020). The development strategy of batik Small and Medium Enterprises (SME) in Kampung Batik Jetis Sidoarjo. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science.
Fadliansyah, M. R. (2022). Peran Koperasi Simpan Pinjam dalam Upaya Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Aceh Barat (Studi Kasus pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Mandiri Jaya Meulaboh). JIBES Jurnal Ilmiah Basis Ekonomi dann Bisnis , Vol 1 No 1.
Grisna Anggadwita, N. I. (2023). Women entrepreneurs in the craft industry: a case study of the batik industry during the COVID-19 pandemic. International Journal of Sociology and Social Policy.
Handoyo. (2023, Agustus 07). Ekspor Batik Naik 30,1% pada 2022, Ini yang Dilakukan Kemenperin. Industri .
Ihwana As’ad, M. A. (2022). The Implementation of E-Commerce for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMES) in Covid 19 Pandemic Era. Proceedings of the International Conference on Social, Economics, Business, and Education (ICSEBE 2021).
Kurniasih, R. (2018). Analisis perilaku konsumen terhadap produk batik tulias Banyumas. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 20(1).
McQuail, D. (2012). Teori Komunikasi Massa McQuail Edisi 6. Jakarta Selatan : Salemba Humanika .
Md. Rasidul Islam, M. E. (2023). Supply Chain Management and Logistics: How Important Interconnection Is for Business Success . Open Journal of Business and Management, 2505-2524.
Mohamed Abdel-Basset, M. M. (2018). An Extension of Neutrosophic AHP–SWOT Analysis for Strategic Planning and Decision-Making. Symmetry, Vol 10 No 4.
Muh Nur R, E. R. (2017). ANALISIS CASH FLOW TERHADAP PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KAS PADA CV. CITRA SARI MAKASSAR. Jurnal Profitability Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Vol 1 No 2.
Musripah. (2019). Penggunaan Pewarna Alam Sebagai Inovasi Ramah Lingkungan Pada Karya Batik Ikat . Seminar Nasional Seni dan Desain "Reinvensi Budaya Visual Nusantara".
Mutiara, P. B. (2021). ANALISIS MATRIKS IFAS DAN EFAS PT UNILEVER TBK PADA PANDEMIK COVID-19. Jurnal Bina Bangsa Ekonomi .
Nadia Arfan, N. K. (2022). Optimization of sustainable batik business practice in Koperasi Anugerah Batik, Ciwaringin Village, Indonesia. Research in Business & Social Science, Vol 11, No 7.
Nawawi, E. (2018). Jangan Sebut itu “Batik Printing” Karena Batik Bukan Printing. Melayu Arts and Performance Journal , Vol 1 No 1.
Nimas Maninggar, D. H. (2018). Low-tech industry, regional innovation system and inter-actor collaboration in Indonesia: The case of the Pekalongan batik industry. Asia Pacififc View Point.
Oki Rahadianto Sutopo, E. Z. (2023). PROBLEMATIKA REGENERASI DALAM PRAKTIK BUDAYA TENUN LOKAL DI SEJATIDESA YOGYAKARTA. Jurnal Sosiologi USK , Vol 17 No 2.
Palgunadi, G. P. (2024). Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Konsumen Batik. BINUS University.
Porter, M. E. (1985). The Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. Harvard Business School .
Prihadi Nugroho, M. D. (2022). Missing Policy for Supporting Cultural Heritage Preservation of Batik Industry Clusters in Barlingmascakeb Region, Indonesia. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, -.
Rijali, A. (2018). ANALISIS DATA KUALITATIF. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, Vol 17 No 33.
Ritson, Neil. (2011). Strategic Management. Ventus Publishing ApS.
Steven Roberts, A. F. (2020). Problematizing a popular panacea: A critical examination of the (continued) use of ‘social generations’ in youth sociology. The Sociological Review.
Wahyuningsih, S. (2013). Metode penelitian studi kasus: Konsep, teori pendekatan Psikologi Komunikasi, dan contoh penelitiannya. Madura: UTM Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Nurkholifatul Maula

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.













