Vol 10 No 01 (2024): Creative Research Journal

					Lihat Vol 10 No 01 (2024): Creative Research Journal

CR Journal Vol. 10 No.  01 Juni 2024 ini  terdiri  dari  5  (lima)  artikel  yang  mencakup beberapa  sektor  dengan  judul: (1) Identifikasi  Pola  Demografi  di  Provinsi  Jawa  Barat  dengan Spatial Autocorrelation :  Mempersiapkan  Momentum  Puncak Bonus  Demografi; (2) Kajian Arsitektur Berlapis untuk Pengembangan Aplikasi dalam Mendukung Pembangunan Aplikasi di Pemerintahan Provinsi  Jawa  Barat; (3) Akselerasi  Penerbitan  Sertifikat  Program  Pendaftaran Tanah  Sistematis  Lengkap  di  Kabupaten Bandung; (4) Pengaruh  Ketersediaan  Infrastruktur Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Barat, dan (5) Tantangan dan Masa Depan Industri Batik Tulis  Ciwaringin, Cirebon:  Analisis Studi Kasus  dengan  Menggunakan  Teknik IFAS dan EFAS.

Pada artikel pertama, menawarkan kontribusi dan memberikan gambaran mengenai lokasi-lokasi yang signifikan di Jawa Barat untuk kajian kebijakan serta penelitian lanjutan dalam memersiapkan momentum bonus demografi. Kemudian artikel kedua menyoroti relevansi penerapan arsitektur ini di lingkungan Pemerintahan Provinsi Jawa Barat, dengan mengacu pada regulasi dan kebijakan lokal yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standarisasi teknologi berbasis empat lapisan ini dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi tantangan pengembangan aplikasi pemerintah dan mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.

Pada artikel ketiga, menunjukkan bahwa implementasi program pendaftaran tanah sistematis lengkap di Kabupaten Bandung sudah terlaksana sesuai dengan tahapan pelaksanaan program. Meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa faktor penghambat dalam sumber daya manusia, kesadaran masyarakat dan kelengkapan berkas permohonan. Rekomendasi untuk akselerasi penerbitan sertifikat tanah ini dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia serta menyusun petunjuk teknis internal (buku saku PTSL). Selanjutnya pada artikel keempat, menunjukan bahwa ketersediaan infrastruktur jalan merupakan faktor dominan dalam menekan ketimpangan pendapatan di Jawa Barat daripada fasilitas pendidikan dan kesehatan. Ini dimungkinkan terjadi karena infrastruktur jalan mendorong konektivitas antar wilayah, pembangunan fasilitas lain yang lebih merata dan meningkatkan produktivitas usaha sehingga pendapatan masyarakat meningkat dan pada akhirnya dapat mengurangi ketimpangan pendapatan. Terakhir pada artikel kelima, berdasarkan hasil nilai IFAS dan EFAS memberikan penilaian secara kuantitatif sehingga dapat membantu pemerintah setempat dalam mengevaluasi dan membuat program Pembangunan bagi industri batik Ciwaringin. Hasil penelitian ini dapat memberikan arah kebijakan agar lebih efektif dan efisien

Selamat membaca CR Journal Vol. 10 No. 01 Juni 2024, semoga bermanfaat.

Diterbitkan: 2024-06-13

Terbitan Utuh

Artikel