Vol 9 No 02 (2023): Creative Research Journal

					Lihat Vol 9 No 02 (2023): Creative Research Journal

CR Journal Vol. 09 No. 02 Desember 2023 ini terdiri dari 5 (lima) artikel yang mencakup beberapa sektor dengan judul: 1) CR Journal Vol. 09 No. 02 Desember 2023 ini terdiri dari 5 (lima) artikel yang mencakup beberapa sektor dengan judul 1) Indikator Pariwisata Berkelanjutan - Perspektif Wisata Pesisir Pangandaran, 2) Tingkat Efektivitas Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau di Kota Bandung dengan Penyerapan Emisi CO2, 3) Keanekaragaman, Dominansi, dan Peranan Serangga dan Arthropoda Lainnya di Perkebunan Teh Rakyat Desa Sukahurip, Cigedug, Garut, 4) Daya Saing Komoditas Biofarmaka di Jawa Barat Selama Pandemi Covid-19, dan 5) Implementasi Pembelajaran Membaca Pemahaman Secara Daring Pada Siswa Sekolah Dasar.

Pada artikel pertama, hasil penelitian dapat digunakan sebagai pedoman bagi pemangku kepentingan untuk merumuskan perencanaan strategis dalam mewujudkan pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Selanjutnya, pada artikel kedua, menjelaskan bahwa luas RTH yang ada di Kota Bandung belum mampu menyerap keseluruhan gas emisi CO2 yang dihasilkan kendaraan bermotor di Kota Bandung dengan selisih 5.504.079,70 ton/tahun/ha. Hal ini berindikasi bahwa jumlah kendaraan yang ada di Kota Bandung sudah melampaui kemampuan dari RTH Kota Bandung sendiri. RTH di Kota Bandung belum bisa menyerap gas emisi yang dihasilkan dari kendaraan bermotor yang ada di Kota Bandung pada tahun 2021.

Pada artikel ketiga, menunjukkan peranan serangga dan arthropoda lainnya dalam agroekosistem teh yakni sebagai herbivora (hama), karnivora (predator dan parasitoid), detritivor (pengurai), dan pollinator (penyerbuk). Agroekosistem teh Desa Sukahurip, Cigedug, Garut dengan teknik yellow bottle sticky trap didominasi oleh spesies serangga lalat buah (Bactrocera dorsalis) berperan sebagai herbivora (hama), sedangkan dengan teknik pitfall trap adalah ekor pegas (Isotomurus balteatus) berperan sebagai detritivor (pengurai). Kemudian, pada artikel keempat, menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis komoditas biofarmaka yang menjadi komoditas basis di Jawa Barat yaitu jahe, laos, dan kencur. Ketiga komoditas tersebut juga memiliki keunggulan kompetitif di masa pandemi, dengan nilai Differential Shift yang positif. Peluang pengembangan komoditas biofarmaka di Jawa Barat masih terbuka mengingat ketersediaan lahan dan tenaga kerja yang memadai. Pada artikel kelima, menunjukan bahwa hasil penelitian dapat dimanfaatkan untuk pengembangan riset-riset selanjutnya, dan untuk memberikan masukan bagaimana mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi guna meningkatkan kemampuan belajar membaca pemahaman.

Selamat membaca CR Journal Vol. 09 No. 02 Desember 2023, semoga bermanfaat.

Diterbitkan: 2023-12-31

Terbitan Utuh

Artikel